Beras di Alor
Siang ini saya melihat sebuah video yang menggetarkan hati, Adriano Padama seorang Mahasiswa Prodi Ilmu Politik Hubungan International, Universitas Diponegoro berteriak ke arah Menteri Pertanian Andi Aman Sulaiman yang sedang berpidato. Ketika dipanggil untuk maju ke depan, Adriano berlari kecil ke arah panggung dengan wajah agak terburu-buru. Ada secercah harapan, mungkin itu yang dipikirkannya. Adriano berasal dari Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Alor dengan penduduk sekitar 300 ribu jiwa, kabupaten kepualauan yang cukup terpencil. Mahasiswa dengan almameter biru itu menerangkan bahwa masyarakat di sana kesulitan mendapat beras. Yang seharusnya kebutuhan beras 24.000 sampai 27.000 ton pertahun, karena Alor merupakan daerah terpencil, pendistribusian bahan pangan hanya menggunakan kapal. Jadi, mereka hanya bisa mendapat 10% saja dari kebutuhan yang seharusnya. Kabupaten Alor dilintasi jalur pelayaran dagang internasional yang artinya dekat deng...